Wednesday, January 7News That Matters

Polri Dampingi Petani Jagung Karang Bongkot Lombok Barat

Lombok Barat, NTB – Stabilitas ekonomi dan sosial di tingkat desa sangat bergantung pada sejauh mana ketahanan pangan dapat terjaga dengan baik. Menyadari peran krusial sektor agraria tersebut, jajaran Polsek Labuapi, Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan pendampingan terhadap masyarakat petani. Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, kepolisian hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra dialog bagi para pejuang pangan di lapangan.

Pada Selasa pagi, 6 Januari 2026, aksi nyata ini terlihat di Dusun Karang Bongkot, Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi. Personel kepolisian turun langsung ke area persawahan guna memastikan produktivitas lahan tetap terjaga di tengah tantangan cuaca dan teknis yang dihadapi petani lokal.

Pemantauan Intensif Komoditas Jagung Hibrida di Lahan Strategis

Aiptu Munawar, selaku Bhabinkamtibmas Desa Karang Bongkot, melaksanakan kegiatan sambang dialogis dengan menyasar pemilik lahan pertanian di wilayah binaannya. Fokus utama dalam kunjungan kali ini adalah meninjau perkembangan komoditas jagung jenis hibrida yang ditanam warga di atas lahan seluas kurang lebih 4 are.

Lahan yang menjadi titik pantau ini berlokasi strategis di area kaplingan PU, tepatnya di belakang Perumahan Bumi Harapan Permai. Lokasi yang berdekatan dengan area pemukiman ini memerlukan pengawasan ekstra, baik dari segi teknis pertumbuhan tanaman maupun dari sisi keamanan lingkungan. Kehadiran Aiptu Munawar di tengah ladang jagung menjadi simbol dukungan moral yang kuat bagi para petani dalam mengelola aset ekonomi mereka.

Dalam pantauan tersebut, tanaman jagung hibrida terlihat tumbuh dengan baik. Aiptu Munawar secara teliti melihat kondisi fisik batang dan daun untuk memastikan tidak ada serangan hama yang masif yang dapat mengancam potensi panen. Komunikasi yang terjalin sejak pukul 10.00 WITA ini berlangsung sangat cair, di mana petani merasa leluasa menyampaikan aspirasi mereka terkait ketersediaan pupuk dan pola pengairan yang digunakan.

Penekanan Kapolsek Labuapi terhadap Kemandirian Pangan Nasional

Program sambang petani ini merupakan implementasi dari kebijakan pimpinan Polri untuk mendukung penuh program pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dari level paling dasar, yakni desa. Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kesejahteraan petani adalah fondasi utama bagi terciptanya stabilitas keamanan di suatu wilayah.

Saat dikonfirmasi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa yang mewakili Kapolres Lombok Barat menyatakan bahwa personel Bhabinkamtibmas memiliki instruksi khusus untuk mengawal setiap tahapan produksi pangan di wilayah hukumnya.

“Kami terus mendorong personel di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan sambang kepada warga yang berprofesi sebagai petani. Tujuannya adalah memastikan bahwa proses produksi pangan, seperti penanaman jagung di Desa Karang Bongkot ini, berjalan lancar tanpa gangguan keamanan maupun kendala teknis yang bisa segera dikoordinasikan,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam pernyataan resminya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kedekatan emosional antara petugas kepolisian dan masyarakat tani harus terus dipupuk. Menurutnya, informasi mengenai kendala di lapangan seringkali lebih cepat terserap melalui obrolan santai di pematang sawah dibandingkan melalui laporan formal.

“Komunikasi yang baik adalah kunci. Melalui sambang rutin, kami bisa memetakan potensi masalah lebih dini sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus produktif dalam mengelola lahan mereka. Jika petani merasa aman dan didukung, maka produktivitas mereka akan meningkat, yang pada akhirnya berdampak pada kemandirian pangan daerah,” imbuhnya.

Mewujudkan Kondusivitas Wilayah Menjelang Masa Panen

Selain memberikan edukasi dan motivasi teknis, pihak Kepolisian Sektor Labuapi juga menaruh perhatian besar pada aspek keamanan hasil bumi. Menjelang masa panen, kerawanan terhadap tindak pidana pencurian hasil pertanian maupun alat-alat mesin pertanian (alsintan) biasanya cenderung meningkat.

Oleh karena itu, dalam kegiatan di Karang Bongkot tersebut, Aiptu Munawar juga menyelipkan imbauan kamtibmas kepada warga. Petani diminta untuk tetap waspada dan proaktif melakukan pengawasan terhadap lahan mereka secara berkelompok atau melalui sistem pos kamling desa. Sinergi antara kewaspadaan warga dan patroli kepolisian diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi para petani hingga masa panen tiba.

Respons masyarakat terhadap kehadiran Polri di area persawahan ini sangat positif. Para petani merasa lebih diperhatikan dan memiliki tempat untuk mengadu jika sewaktu-waktu terjadi permasalahan di lapangan. Kepercayaan publik yang terbangun melalui dialog di balik rimbunnya tanaman jagung ini menjadi modal sosial penting bagi Polsek Labuapi dalam menjaga ketertiban umum.

Dengan pengawalan yang konsisten terhadap komoditas jagung hibrida di belakang Perumahan Bumi Harapan Permai ini, diharapkan hasil panen nantinya dapat mencapai target optimal. Polri berkomitmen untuk terus mendampingi sektor pertanian di seluruh wilayah Lombok Barat guna mewujudkan masyarakat yang mandiri secara pangan dan sejahtera secara ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *