Friday, January 23News That Matters

Inovasi Desa Perampuan: Sulap Lahan Sempit Jadi Greenhouse Produktif

Lombok Barat, NTB – Di tengah upaya pemerintah memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional, sebuah inisiatif inspiratif muncul dari sudut Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi. Personel Bhabinkamtibmas Desa Perampuan melaksanakan kegiatan silaturahmi produktif dengan menyambangi warga binaan yang sukses mengelola lahan pekarangan menjadi sumber pangan bergizi pada Jumat (23/1). Langkah ini dipandang sebagai bentuk nyata dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang berkelanjutan.

Ketahanan pangan kini bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang dimulai dari unit terkecil, yakni rumah tangga. Dengan memanfaatkan lahan yang terbatas, warga setempat mampu menciptakan sistem pertanian mandiri yang tidak hanya mencukupi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.

Inovasi Pertanian Terpadu dalam Greenhouse Bambu

Kegiatan sambang desa ini memberikan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Berdasarkan pantauan di lokasi, personel Bhabinkamtibmas meninjau langsung sistem pertanian terpadu yang dikembangkan warga di dalam struktur pelindung atau greenhouse sederhana berbahan bambu. Meski menggunakan material lokal, sistem yang diterapkan tergolong sangat inovatif dan efisien.

Di dalam area tersebut, warga menerapkan teknik budidaya yang mengintegrasikan sektor tanaman pangan dengan perikanan air tawar. Detail visual menunjukkan penggunaan rak bertingkat yang menampung barisan polibag berisi bibit sayuran hijau yang tumbuh subur. Menariknya, di bawah rak tanaman tersebut, terdapat instalasi kolam terpal yang dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Ekosistem ini menciptakan siklus pangan mandiri yang cerdas di lahan yang sangat terbatas.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara personel kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat akar rumput. Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas sangat krusial dalam memberikan edukasi dan pendampingan agar masyarakat lebih berdaya.

“Kami sangat mendukung penuh langkah-langkah kreatif warga dalam memanfaatkan lahan pekarangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat adalah untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga,” ujar AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.

Mendorong Varietas Tanaman dan Peternakan Kecil

Dalam kunjungan tersebut, personel Bhabinkamtibmas tidak hanya meninjau, tetapi juga memberikan dorongan motivasi kepada warga agar semakin maksimal dalam mengelola lahan kosong yang tersedia. Masyarakat diajak untuk lebih variatif dalam menanam komoditas yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun mudah dirawat, seperti cabai dan tomat.

Selain tanaman sayur, pihak kepolisian juga menyarankan pengembangan sektor peternakan kecil, seperti ayam petelur atau kelinci, guna melengkapi kebutuhan protein dan gizi keluarga secara mandiri. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menekan angka stunting melalui pemenuhan gizi seimbang yang berasal dari sumber pangan lokal yang segar dan organik.

Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa pendampingan ini akan terus dilakukan secara berkala. Ia melihat potensi besar di Desa Perampuan untuk menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di wilayah Lombok Barat.

“Kegiatan silaturahmi produktif ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mengawal swasembada pangan. Kami ingin Desa Perampuan menjadi role model kemandirian pangan desa, di mana setiap rumah tangga mampu memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar,” tutur Iptu I Nyoman Rudi Santosa.

Keberlanjutan dan Stabilitas Pangan Nasional

Keberhasilan warga Desa Perampuan dalam mengintegrasikan kolam ikan dengan tanaman sayuran membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukanlah penghalang untuk berinovasi. Penggunaan sistem rak bertingkat memaksimalkan ruang vertikal, sementara kolam terpal di bawahnya menjaga kelembapan mikro di dalam greenhouse, menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan tanaman.

Melalui pendampingan yang intensif dari Polri, diharapkan semangat kemandirian ini dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal pemanfaatan lahan produktif sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di masyarakat secara berkelanjutan.

Stabilitas pangan yang terjaga di tingkat desa secara otomatis akan memperkuat ketahanan pangan di tingkat kabupaten hingga nasional. Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan warga, cita-cita Indonesia untuk mencapai swasembada pangan bukan lagi hal yang mustahil untuk diwujudkan dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *