Friday, February 6News That Matters

Aksi Bhabinkamtibmas Labuapi Dorong Produktivitas Petani Lokal

Lombok Barat, NTB – Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional terus digalakkan hingga ke level desa. Di Kabupaten Lombok Barat, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat tani menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan. Melalui aksi nyata di lapangan, personel kepolisian tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak produktivitas sektor pertanian dan peternakan.

Komitmen Polsek Labuapi dalam Pengawalan Ketahanan Pangan

Pada Jumat (6/2), personel Bhabinkamtibmas Desa Merembu melaksanakan kunjungan produktif ke tengah masyarakat binaan. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi rutin, melainkan misi strategis untuk mendorong peningkatan ketahanan pangan secara masif. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengawal program pemerintah guna mencapai swasembada pangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah lahan pertanian adalah bentuk dukungan moral dan teknis bagi para petani. Menurutnya, stabilitas ekonomi masyarakat sangat bergantung pada kemandirian pangan yang dikelola dengan baik dari tingkat akar rumput.

“Personel Bhabinkamtibmas Desa Merembu melaksanakan kunjungan produktif ke tengah masyarakat binaan guna terus mendorong peningkatan ketahanan pangan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengawal program pemerintah menuju swasembada pangan nasional melalui berbagai sektor potensial di desa,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangan resminya.

Pendampingan Sektor Pertanian dan Optimalisasi Lahan

Di Desa Merembu, personel Bhabinkamtibmas terpantau turun langsung ke lahan persawahan untuk mendampingi petani. Proses pengolahan tanah dan penyemaian benih menjadi fokus utama agar produktivitas hasil tani dapat mencapai target optimal. Pendampingan ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman serta memotivasi petani agar tetap konsisten menggarap lahan mereka meskipun di tengah tantangan cuaca maupun ketersediaan pupuk.

Selain sektor pertanian padi dan palawija, petugas juga memberikan dorongan bagi terciptanya pangan terpadu. Masyarakat diajak untuk tidak hanya terpaku pada satu komoditas, melainkan mulai melirik potensi di bidang peternakan, perikanan, dan perkebunan. Diversifikasi ini diharapkan mampu menjadi sumber pangan mandiri yang variatif bagi kebutuhan rumah tangga sekaligus meningkatkan pendapatan ekonomi warga.

Optimalisasi lahan desa juga menjadi poin krusial dalam dialog aktif antara petugas dan warga. Setiap jengkal tanah yang tersedia di area pemukiman maupun lahan tidur didorong untuk dimanfaatkan secara produktif. Penanaman sayur-mayur atau pembuatan kolam ikan skala kecil di pekarangan rumah menjadi salah satu solusi praktis dalam menunjang kebutuhan pokok sehari-hari yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Monitoring Pasca Panen dan Kualitas Komoditas

Kerja keras para petani tidak berhenti pada proses tanam. Monitoring ketahanan pangan juga mencakup pengawasan terhadap aktivitas pasca panen. Dalam pantauan di lapangan, petugas turut memantau proses penjemuran jagung milik warga untuk memastikan kualitas komoditas tetap terjaga. Penanganan pasca panen yang tepat sangat menentukan harga jual di pasar dan daya tahan simpan stok pangan desa.

Dengan adanya pengawasan dan pendampingan yang intensif, kualitas produk pangan dari Desa Merembu diharapkan mampu bersaing di pasar lokal maupun regional. Hal ini sejalan dengan visi besar pemerintah dalam memperkokoh stabilitas ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan sektor pangan lokal yang kuat dan mandiri.

Upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh Polsek Labuapi melalui Bhabinkamtibmas di Desa Merembu ini diharapkan dapat menjadi role model bagi desa-desa lainnya di wilayah Lombok Barat. Kehadiran negara melalui institusi Polri dalam sektor pangan membuktikan bahwa keamanan dan kesejahteraan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun ketahanan nasional yang tangguh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *