Monday, March 31News That Matters

Parade Ogoh-Ogoh Kota Mataram 2025 Berlangsung Meriah, Wujud Toleransi di Tengah Ramadan

Mataram, NTB – Kota Mataram kembali menggelar Parade Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 di Kecamatan Cakranegara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Parade ini menghadirkan 114 ogoh-ogoh, dengan 97 berasal dari Kota Mataram, 13 dari Kabupaten Lombok Barat, dan 4 dari Kabupaten Lombok Tengah. Acara ini diikuti oleh sekitar 1.500 peserta, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi dan budaya.

Acara dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur NTB – Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Hub.Int., Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, S.Sos., M.H., Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram Kolonel Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., Kapolresta Mataram AKBP Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., serta sejumlah pejabat daerah, tokoh adat, dan masyarakat setempat, Jum’at (28/3/2025).

Dalam sambutannya, Walikota Mataram menegaskan, “Parade ini bukan hanya milik umat Hindu, tetapi telah menjadi bagian dari budaya masyarakat NTB secara keseluruhan,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi kreativitas generasi muda yang terus melestarikan tradisi ini dengan penuh tanggung jawab.

Gubernur NTB dalam pidatonya turut menyampaikan pesan penting tentang toleransi beragama. Ia menekankan bahwa meskipun parade ini berlangsung di bulan Ramadan, masyarakat tetap menunjukkan sikap saling menghormati. “Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa NTB adalah daerah yang menjunjung tinggi perdamaian dan solidaritas,” ujar Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M.Hub.Int.

Dandim 1606/Mataram, Kolonel Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa pengamanan Parade Ogoh-Ogoh telah dipersiapkan dengan matang agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif. “Kami bersama seluruh jajaran TNI-Polri memastikan pengamanan kegiatan ini dilakukan secara maksimal, mengingat besarnya antusiasme masyarakat. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung keberlangsungan tradisi yang sudah menjadi bagian dari budaya Kota Mataram. Alhamdulillah, hingga acara berakhir, semuanya berlangsung tertib dan aman,” ujar Kolonel Saifudin.

Kapolresta Mataram, juga menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah berperan dalam kelancaran acara. “Parade Ogoh-Ogoh ini adalah contoh nyata bagaimana masyarakat Kota Mataram menjunjung tinggi kebersamaan dan toleransi. Kami bersama jajaran kepolisian dan TNI telah melakukan pengamanan sejak pagi hari melalui apel kesiapan untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Kami juga mengapresiasi kesadaran warga dalam menjaga ketertiban, sehingga parade ini bisa dinikmati dengan nyaman oleh semua pihak,” ungkap AKBP Hendro Purwoko, S.I.K., M.H.

Parade yang berlangsung ini berjalan lancar dan aman. Setelahnya, beberapa peserta melanjutkan tradisi Perang Api di kawasan Negara Sakah, sementara lainnya kembali ke rumah masing-masing, menghormati umat Muslim yang akan berbuka puasa.

Keberhasilan acara ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk bersatu dalam keberagaman. Pawai Ogoh-Ogoh tahun ini menjadi bukti nyata bahwa Kota Mataram adalah kota yang damai, harmonis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *