
Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat semakin meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui intensifikasi patroli di wilayah-wilayah rawan, termasuk yang dilaksanakan oleh Pos Pengamanan (Pospam) Batulayar.
Kepala Pos Pengamanan (Ka Pos Pam) Batulayar dalam Operasi Ketupat Rinjani 2025 Polres Lombok Barat, Iptu Syahrul Wahidin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan patroli rutin pada Selasa malam, 1 Maret 2024, mulai pukul 23.20 WITA hingga selesai. Patroli tersebut menyasar beberapa lokasi strategis di wilayah Batulayar, yang dikenal sebagai salah satu kawasan wisata unggulan di Lombok Barat.
Patroli Antisipasi Tindak Pidana di Tikungan Batu Bolong
Salah satu fokus utama patroli adalah kawasan Tikungan Batu Bolong. Lokasi ini merupakan titik yang cukup ramai, terutama menjelang hari-hari besar seperti Idul Fitri. Iptu Syahrul Wahidin menjelaskan bahwa patroli di area ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana, khususnya yang dikenal dengan istilah 3C (Curas, Curat, dan Curanmor), yang berpotensi mengganggu kamtibmas selama perayaan Idul Fitri.
“Kami melaksanakan patroli secara intensif di tikungan Pura Batu Bolong. Ini adalah langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana seperti penjambretan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor yang bisa saja terjadi saat masyarakat mulai berdatangan untuk berlibur atau bersiap menyambut Lebaran,” ujar Iptu Syahrul Wahidin.
Pengamanan Objek Wisata dan Pemukiman di Senteluk
Selain Tikungan Batu Bolong, patroli juga menyasar kawasan obyek wisata dan pemukiman di wilayah Senteluk. Senteluk merupakan area yang memiliki daya tarik wisata yang cukup tinggi dan juga menjadi tempat tinggal bagi banyak warga. Peningkatan aktivitas masyarakat dan wisatawan menjelang Idul Fitri dapat meningkatkan potensi terjadinya kerawanan.
“Patroli ke obyek-obyek wisata dan pemukiman di Senteluk ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan para wisatawan. Kami ingin memastikan bahwa selama perayaan Idul Fitri, tidak ada gangguan keamanan yang berarti,” lanjut Iptu Syahrul Wahidin.
Operasi Ketupat Rinjani 2025: Fokus Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat
Operasi Ketupat Rinjani merupakan operasi kepolisian terpusat yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri. Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat selama masa libur Lebaran.
Polres Lombok Barat melalui Pospam Batulayar turut berperan aktif dalam menyukseskan operasi ini. Dengan melaksanakan patroli secara rutin dan menyasar titik-titik rawan, diharapkan dapat meminimalisir potensi terjadinya gangguan keamanan dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri maupun wisatawan yang berkunjung ke Lombok Barat.
Iptu Syahrul Wahidin menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan di wilayah Batulayar hingga Operasi Ketupat Rinjani 2025 berakhir. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.
“Kami berharap dengan upaya yang kami lakukan ini, perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di wilayah Batulayar dan Lombok Barat secara umum dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” pungkas Iptu Syahrul Wahidin.
Dengan adanya kegiatan patroli yang intensif dari Pospam Batulayar, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan tenang dan nyaman, serta terhindar dari berbagai potensi gangguan keamanan. Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.